Dari Perceraian hingga PHK, Tetap Bisa Survive Bersama ISC Saat di Rumah Aja. Kok Bisa?


Hari ini, saya akan sedikit mengulas mengapa hidup ini masih harus terus berjalan, bahkan saat tangan dan kaki sempeyongan. Maret 2020, Indonesia memulai Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB). Semua kegiatan dilakukan di rumah, mulai hingga pembelajaran hingga pekerjaan. Jalanan tak seperti biasanya, pusat perbelanjaan ditutup, portal berita dan berlomba-lomba mengabarkan berita lonjakan kasus dan berbagai macam isu-isu hangat terkait coronavirus disease(COVID-19). Mulai dari kasus baru, kematian, stok masker dan vitamin di pusat perbelanjaan yang habis, dan lain sebagainya.

 

Mari kita menengok sejenak bagaimana kabar dunia pekerja dan ekonomi kala itu,


 Gambar 1. Grafik Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Sumber : Kompas


Dari grafik diatas, menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada kuartal kedua tahun 2020 menurun sejauh 5,32%. Padahal kala itu baru saja PSBB dimulai di Indonesia, namun dampaknya terhadap roda ekonomi negara ini sangat luar biasa. Keterpurukan ekonomi ini tentu menimbulkan masalah lain yang sudah bisa kita tebak. Ya, dampaknya kepada pekerja. Keadaan ekonomi yang terpuruk menumbuhkan wabah baru bagi Indonesia, yakni wabah PHK kepada pekerja. Mengutip dari katadata.co.id, Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan, mencatat terdapat 2,8 juta pekerja yang terkena dampak langsung akibat Covid-19. Mereka terdiri dari 1,7 juta pekerja formal dirumahkan dan 749,4 ribu di-PHK. Selain itu, terdapat 282 pekerja informal yang usahanya terganggu. Angka-angka tersebut bukanlah angka yang sedikit bukan? Tapi itulah faktanya yang terjadi di Indonesia.

 

Saat pandemi, ekonomi terdampak, saat ekonomi terdampak banyak pekerja yang mengalami PHK, saat banyak pekerja yang di PHK, timbul lagi masalah baru dalam segi sosial. Salah satunya adalah dalam lingkup keluarga, yaitu terjadinya perceraian. Mari kita lihat grafik berikut ini:



Gambar 2. Data Kasus Perceraian Selama Pandemi

Sumber : Kominfo


Angka perceraian benar-benar melonjak drastis pada saat pandemi, dan dari beberapa kasus diatas, kedua orang tua saya turut mengalaminya. Sedih dan campur aduk setiap kali saya mengingatnya. Namun, beginilah kenyataan yang harus saya terima. Masa itu benar-benar berat, hampir setiap hari saya menangis, mengingat keadaan yang mungkin saat itu belum bisa saya terima. Keadaan ekonomi kami mulai kacau, saat itu saya sedang menempuh perkuliahan masa akhir, mama dan papa memutuskan untuk berpisah, rasanya benar-benar sedang dalam tahap di uji oleh Allah. Mennagis setiap malam, bertanya-tanya ada apakah sampai aku harus melewati ini semua. Namun, dibalik berbagai macam kabar itu, saya selalu percaya bahwa “Dibalik kesulitan selalu ada kemudahan”. Kata-kata penyemangat itu selalu saya pegang. Saya mencoba berfikir positif, hadiah apa yang akan diberikan Allah untukku dan keluargaku setelah ini ya? Pasti Allah udah siapin hadiah special buat aku, supaya kami bahagia selalu. Semoga hadiahnya bisa bikin mama bahagia hehe. Aamiin

 

Cashflow keluarga mulai kacau, sedangkan biaya hidup terus bertambah setiap harinya, namun di rumah tidak ada yang bekerja, lucunya kami masih bisa tertawa. Tentu menertawakan diri sendiri yang seperti “hidup segan mati tak mau” ini. Hahaha

 

Seperti hari-hari sebelumnya, setiap pagi keluargaku ada waktu singkat untuk menikmati “tea time”. Pagi itu kakak sedang menimang-nimang mengenai jadwal untuk belanja bulanan, namun kami dalam kondisi sedikit khawatir mengenai bagaimana cara kami menjaga kesehatan bila harus keluar rumah. Saat itu saya sibuk mencari-cari cara belanja kebutuhan pokok versi online gitu. Setelah saya merasa puas berselancar di internet, akhirnya saya memutuskan untuk berbelanja di salah satu website Indo Suppy Chain(ISC). Saya memutuskan belanja di sini karena produknya sangat variatif dan harganya tidak jauh berbeda dengan tempat biasa kami beli. Kebetulan saat itu mama lagi pengen keripik pisang, ternyata ada juga di sana. Sekalian check out deh~



 Gambar 3. Produk ISC

Sumber : ISC Website


Btw, buat temen-temen yang belum tahu apa itu Indo Supply Chain atau ISC, jadi ISC merupakansebuah perusahaan yang menyediakan barang kebutuhan dasar melalui metode penjualan langsung. Jadi teman-teman bisa membeli produk-produj ISC ini melalui mitra yang sudah terdaftar di ISC. Harga produk di ISC tidak jauh berbeda dengan supermarket loh teman-teman, malah menurut saya pribadi lebih murah. Lalu, bagaimana sih cara ordernya? Mari kita simak alur pemesanan produk ISC berikut ini:

 

Alur Pemesanan Produk di ISC:

 

 Gambar 4. Alur Pembelian Barang di ISC

Sumber : Grafik Pribadi


Alur pemesanan barang yang mudah membuat kita semua tetap #diRumahAja tetapi bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada beberapa keunggulan ISC yang wajib teman-teman tahu, ini adalah alasan mengapa saya sangat tertarik dengan ISC. Saat ini ISC memiliki visi “Menjadi perusahaan multinasional, yang menawarkan pola kerja baru dimana pelanggan menjadi Mitra dengan basis pemberdayaan” yang mana artinya setiap pelanggan ISC akan menjadi Mitra dengan basis pemberdayaan atau diberdayakan kembali oleh ISC agar bisa memulai usahanya sendiri, tanpa perlu pusing atau repot menyediakan gudang atau store untuk penyediaan barang. Kemudian, dengan cara apa ISC mewujudkan visi tersebut? Dengan cara menjadi perusahaan distribusi produk kebutuhan dasar yang membawa manfaat bagi pelanggan dan masyarakat. Menurut saya, ini adalah jendela baru yang wajib dimiliki oleh perusahaan saat mengembangkan inovasi-inovasinya, dengan sifat “gotong royong” ini, ISC mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa mandiri, dan saling bahu membahu untuk memenuhi kebutuhan dasar dengan cara belanja di ISC. 

Dengan visi misi yang ada, kira-kira seperti apa karakter mitra yang bisa bergabung di ISC?

a.    Mitra yang aktif menjual dan mengembangkan jaringan.

b.    Mitra yang mengembangkan jaringan

c.    Mitra yang hanya mau mengkonsumsi produk.

d.    Pemakai non mitra yang hanya ingin memakai produk melalui ISC Link

e.    Mitra yang ingin berdonasi dan berbagi

Dari daftar mitra-mitra diatas tentu memiliki tujuan, keunikan dan unique value masing-masing, sehingga karakternya berbeda-beda antara satu dengan yang lain. 

ISC Link

ISC juga menyediakan sebuah wadah untuk menghubungkan antara mitra dan non mitra untuk saling berdiskusi dan mencari tahu lebih detail mengenai apa itu ISC, untuk mengetahui hal itu lebih lanjut teman-teman bisa mengunjungi situs ISC Link yaa. 

Gambar 5. Manfaat ISC Link

Sumber : @iscglobe instagram

Update Kode Etik ISC

ISC selalu berusahan semaksimal mungkin untuk memberikan berbagai kemudahan untuk setiap penggunanya. Jadi, ISC informasi terbaru nih mengenai kode etik ISC saat ini. Tentu dengan pembaruan ini jadi memudahkan pelanggan untuk menggunakan produk-produk ISC dan menjadi mitranya. Untuk lebih jelasnya, simak di gambar berikut yaa!

Gambar 6. Perbedaan ISC Dulu dan Sekarang

Sumber : @iscglobe instagram

Keunggulan ISC

Setiap perusahaan tentu memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Berikut ini saya akan mencoba menjabarkan keunggulan-keungulan ISC yang membuat saya memutuskan untuk menjadikan ISC sebagai tempat untuk berbelanja sekaligus menjadi mitranya.

1.    Gratis biaya kirim

ISC menyediakan gratis biaya kirim untuk pengiriman produk nih teman-teman, nah untuk mengecek area yang dicover ISC untuk pengiriman produk bisa dicek di website melalui website resmi ISC ya teman-teman.

2.    Gratis biaya pendaftaran

Jika dulu ISC memberlakukan biaya pendaftaran bagi mitra yang ingin bergabung. Saat ini, biaya pendaftaran sudah ditiadakan atau dalam kata lain GRATIS. Menarik sekali bukan~

3.    Pemesanan produk yang mudah

Pemesanan produk ISC bisa dilakukan melalui website, mitra dan aplikasi ya teman-teman.

4.    Menyediakan produk kebutuhan pokok(dasar)

Produk-produk yang disediakan ISC sangat variatif, mulai dari kebutuhan dasar seperti kebutuhan primer masyarakat yaitu beras, gula, minyak hingga berbagai macam cemilan tersedia di ISC. 

5.    Harga bersaing dengan produk-produk di pasaran

Setiap produk yang disediakan ISC memiliki harga yang mampu bersaing dengan harga barang-barang yang ada di pasaran lain, sehingga kita tidak perlu khawatir mengenai harga produk yang tinggi.

6.    Dapat komisi

Setiap mitra akan mendapat komisi dari hasil belanjanya maupun hasil belanja pengguna lain melalui dirinya. Jumlah komisi yang didapat yaitu 1% 

7.    Dapat diwariskan

Bagian ini adalah keuntungan yang saya suka, yakni status kemitraan kita bisa diwariskan kepada keluarga kita sesuai yang kita input pada saat masa pendaftaran.

Area Pengiriman ISC

Cakupan area pengiriman produk ISC berbagai macam dan terus mengalami perluasan daerah hingga saat ini. Untuk lebih detailnya, teman-teman bisa melihat di video berikut ini yaa:


Video Perluasan Area Pengiriman ISC

Sumber : Youtube ISC Globe

Produk-Produk ISC


Gambar 7. Produk Unggulan ISC

Sumber : @iscglobe instagram

Gambar diatas merupakan produk unggulan ISC, kebetulan baru-baru ini saya membeli produk ISC. Dalam edisi kangen wisata di Bali, jadi saya beli oleh-olehnya dulu deh di ISC. Saya membeli kacang disco dan keripik pisang. Saya memesan produknya melalui online shop, dan rasanya gurih sekali. Perlu diketahui teman-teman, produk yang disediakan di ISC ini beberapa dari diantaranya dari UKM di Indonesia. Jadi setiap kita membeli produk-produk dari ISC, sama dengan kita membantu UKM yang ada di Indonesia. 


Gambar 7. Keripik Pisang dan Kacang Disco ISC

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Kacang Disco

Secara tekstur saya suka, gurihnya pas, ditambah bumbu yang ada di kacang ini tidak pelit. Lidah saya tidak pernah salah saat menilai makanan, jadi saat saya bilang enak, artinya makanan tersebut memang enak.

Keripik Pisang

Keripik pisang khas Bali rasa madu ini renyah dan manisnya benar-benar pas. Jarang saya jumpai keripik pisang rasa madu khas Bali yang memiliki rasa yang pas. Biasanya rasanya akan terlalu manis sehingga mudah menimbulkan kesan “enek” saat terus menerus memakannya. Namun keripik pisang ini justru makin diteruskan makin nagih hihi. Rate 9/10 untuk keripik pisang rasa madu khas Bali dari ISC.

Surive Saat Pandemi Bersama ISC

Pandemi kali ini membuat kami banyak belajar dan tidak ingin pupus atas segala ikhtiar. Melalui ISC dan setelah menjadi mitra, kami merasa beruntung dan bangga akan kehadiran ISC. Awalnya saya dan keluarga mencoba mengenalkan kepada tetangga, kemudian mencoba berbagai macam promosi melalui status WA, Instagram, facebook, dan lain sebagainya. Alhamdulillah saat ini mulai dikenal dan dapat pelanggan tetap. 

Seperti awal yang saya tuliskan, bahwa kekuatan percaya kepada Allah den senantiasa berfikir positif bahwa “Dibalik kesulitas akan selalu ada kemudahan” membuat saya semakin bersyukur. Semuanya memiliki alur, timing, dan jalan yang berbeda-beda. Terus berdoa, berusaha dan berserah kepada Allah, insyaAllah kita semua akan menemukan akhir yang indah.

Saat ini mama saya sebagai single parent tetap bisa menjalankan kewajibannya sebagai seorang ibu sekaligus sebagai tulang punggung keluarga. Betapa kuat pundak beliau, Alhamdulillah setelah mengenal ISC keuangan keluarga kami mulai terbantu sedikit demi sedikit. Semoga turut bisa membantu dan saling gotong royong kepada seluruh masyarakat yang ada di Indonesia. Aamiin


 

 

6 Komentar untuk " Dari Perceraian hingga PHK, Tetap Bisa Survive Bersama ISC Saat di Rumah Aja. Kok Bisa?"

  1. Turut sedih ya Amii, kabar orang tua Ami..


    Asyik juga ya sambil berbelanja memenuhi kebutuhan rumah tangga, kita dapat komisi dan membantu UMKM..gotong royong...

    BalasHapus
  2. Bagas gantengšŸ„°

    BalasHapus
  3. semangaat terus kak, i know u can dooo this

    BalasHapus
  4. as a daughter of the family pasti perasaannya really se berantakan itu. Penyusunan tugas akhir yang complicated tapi masih harus ngerasain kesedihan in another things. This writer so strongg and inspiring me so much how she is rebuild the family with her mom. Anyway semakin dibaca semakin nambah pengetahuan. ISC tuh aku baru denger tau? tapi ternyata previlagenya banyak bangett huhu. Wajib dikenalin sama mama aku ini mah apalagi gratis biaya kirim :,( :D Kesukaan sejuta umat

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah semakin mudah, semangat terus ka amišŸ„°

    BalasHapus
  6. Masa pandemi gini emang kudu pinter" cari peluang

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel